TIM PEMBINA CLUSTER BINAAN (TPCB) DINAS KESEHATAN SIAP MENGAWAL PUSKESMAS KABUPATEN LOMBOK TIMUR DALAM MENINGKATKAN TATA KELOLA MUTU PUSKESMAS GUNA MEMBERIKAN PELAYANAN KESEHATAN YANG BERKUALITAS KEPADA MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID

  • Senin, 06 September 2021 - 06:58:53 WIB
  • Administrator
TIM PEMBINA CLUSTER BINAAN (TPCB) DINAS KESEHATAN  SIAP MENGAWAL  PUSKESMAS  KABUPATEN LOMBOK TIMUR  DALAM  MENINGKATKAN TATA KELOLA MUTU PUSKESMAS GUNA MEMBERIKAN PELAYANAN KESEHATAN YANG BERKUALITAS KEPADA MASYARAKAT          DI MASA PANDEMI COVID

     Akreditasi Puskesmas bukan hanya pengakuan yang diberikan oleh lembaga eksternal terhadap hasil penilaian kesesuaian proses dengan standar yang berlaku (digunakan), tetapi juga untuk perbaikan sistem dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat selanjutnya. Kabupaten Lombok Timur sampai dengan tahun 2021 memiliki 35 Puskesmas dengan  Puskesmas terakreditasi sebanyak 30 dengan strata Utama sebanyak 9 Puskesmas, Madya 17 Puskesmas, dasar 4 Puskesmas dan yang belum terakreditasi sebanyak 5 Puskesmas.

     Konsep pelaksanaan Akreditasi Puskesmas menggambarkan tentang  Peningkatan dan Penilaian mutu Internal (PPMI) yang merupakan kegiatan membangun budaya mutu yang difasilitasi oleh Tim Pembina Mutu Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (TPMDK)  atau disebut juga Tim Pembina Clauster Binaan (TPCB) dan Peningkatan Penilaian Mutu Eksternal  (PPME) dimana kegiatan penilaian mutu dilakukan melalui survey akreditasi oleh Lembaga independent penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. Dengan di keluarkannya surat edaran Menteri Kesehatan no 455 tahun 2020, yang berimplementasi terhadap  penundaan survey akreditasi FKTP dimasa pandemi covid 19 bukan berarti menghambat perbaikan mutu pelayanan. Puskesmas tetap berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan.

     TPCB yang merupakan representative dari dinas Kesehatan terdiri dari berbagai unsur dalam menjalanakan fungsi pembinaan termasuk bimbingan dan pendampingan peningkatan mutu ke Puskesmas secara periodik, terintegrasi  dan berkesinambungan dibentuk pada tanggal 8  Juli tahun 2021 berdasarkan SK Kepala Dinas Kabupaten Lombok Timur Nomor 445/K.42/YANKES/VII/2021.  Tim ini beranggotakan 10 orang dan terbagi menjadi 2 tim dengan ketua Tim Kepala Dinas Kesehatan dan Sekretaris Dinas Kesehatan.

     Tujuan Pembinaan  tim TPCB ini adalah mendorong puskesmas memenuhi standar penyelenggaraan Puskesmas sesuai dg ketentuan perundang undangan, menfasilitasi Puskesmas dalam melalukan perbaikan  mutu pelayanan kesehatan secara berkesinambunagn dan terwujudnya budaya mutu Puskesmas.

     Awal dari kegiatan tim ini adalah pertemuan tim yang diadakan di aula Kepala Dinas  pada tanggal 21 Juli 2021, dengan tujuan untuk menyamakan persepsi, merumuskan prioritas dan stategi pembinaan clauster, membuat jadwal pembinaan  dan melaksanakan rencana pembinaan sesuai jadwal yang telah disepakati. Pertemuan ini dihadiri oleh tim 1 dengan  ketua Tim                   Dr. Pathurrahman,SKM.,M.AP,  anggota tim yaitu Rita Rinjani, S.Kep.Ns.,M. Kep,  Munawir Haris, SKM.,M.Sc,  dr. Maizar Rahman, Azkar,SKM, dan Tim 2 dengan ketua tim Jalludin Sayuti,SKM.,MPH, anggota tim Mawardi halil,S.Kep, Hj.Nurhidayati,SST.,MPH, Syahid Romdlan,S.Kep.Ns dan  dr.Erni Hidayati dengan Penanggunjawab acara dari seksi Pelayanan Kesehatan Primer, Akreditasi dan Kestrad.

     Pada  tanggal 9 Agustus 2021 TPCB ini mulai turun melakukan pembinaan tata Kelola Mutu ke 10 Puskesmas sebagai  lokus sasaran binaan, yaitu Puskesmas Keruak, Rensing, Lepak, Montong Betok, Selong, Aikmel, Labuhan Lombok, Sambelia, Pringgasela dan Kerongkong.  Diawali dengan kegiatan  pengukuran indikator mutu, tim ini menekankan kepada  7 Dimensi mutu pelayanan Kesehatan yaitu aman, adil, berorientasi pasien, tepat waktu, efektif dan efisien. Kegiatan ini diapresiasi dengan baik oleh 10 Puskesmas tersebut. Ini dapat dilihat dari  Pukesmas yang sudah mampu untuk menyusun indikator mutu masing-masing program, membuat profil indikator mutu,  menentukan prioritas indikator mutu, melakukan pengukuran terhadap indikator mutu.

     Puskesmas Montong Betok merupakan salah satu  Puskesmas yang sudah didampingi oleh  TPCB Dinas Kesehatan Lombok Timur. Dibawah pimpinan Kepala Puskesmas     Raihun, ST, Puskesmas Montong Betok  menetapkan Indikator  mutu prioritas Puskesmas dan indikator Nasional Mutu untuk tahun 2021 ini adalah peningkatan penemuan suspek  TBC. Penetapan prioritas indikator mutu ini melalui proses Analisa brainstorming dengan mempertimbangkan bahwa cakupan penemuan suspek TBC di Puskesmas Montong betok masih rendah, besaran dampak yang ditimbulkan,  dan program TBC merupakan Program Prioritas Nasional.

     Agenda Kegiatan TPCB selanjutnya  berupa perencanaan perbaikan strategi  dan  penyusunan indikantor keselamatan pasien akan dilaksanakan sampai dengan  bulan Oktober 2021. Dengan dilakukan pembinaan mutu secara berkesinambungan oleh  TPCB ini diharapkan Puskesmas yang ada di kabupaten Lombok Timur dapat meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan Kesehatan yang berkualitas. 

  • Senin, 06 September 2021 - 06:58:53 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya

Tidak ada artikel terkait