PENGEMBANGAN KESEHATAN TRADISIONAL MELALUI PEMBENTUKAN KELOMPOK ASUHAN MANDIRI TAMAN OBAT KELUARGA DAN AKUPRESUR (ASMANTOSUR)

  • Kamis, 22 Juli 2021 - 09:10:59 WIB
  • Administrator
PENGEMBANGAN KESEHATAN TRADISIONAL MELALUI PEMBENTUKAN KELOMPOK ASUHAN MANDIRI TAMAN OBAT KELUARGA DAN AKUPRESUR (ASMANTOSUR)

          Jumlah Puskesmas yang melaksanakan Pelayanan Kesehatan tradisonal di kabupaten Lombok Timur sampai dengan tahun 2021 ini sebanyak 100%. Artinya 35 Puskesmas yang ada di kabupaten Lombok timur sudah menyelenggarakan kegiatan pelayanan Kesehatan tradisional ini, dengan tenaga pemegang program yang sudah terlatih sebanyak 11 orang 31,4%. Adapaun kegiatan untuk peningkatan kapasitas  pengetahuan pemegang program Kesehatan Tradisional diaksanakan dalam bentuk workhsop.

         Workhsop pengembangan kesehatan tradisional melalui pembentukan Asmantosur yang dilaksanakan oleh seksi Pelayanan Kesehatan Primer Akreditasi  dan Kesehatan Tradisonal  selama 2 hari dari  tanggal 12-13 Juli 2021 bertempat di Aula KUD Utama Depan - Kelurahan Rakam Kabupaten Lombok Timur dengan Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pembentukan kelompok asuhan mandiri Taman Obat Keluarga dan Akupresur dan pengolahan tanaman berkhasiat obat bagi petugas Puskesmas dan kader diwilayah Kabupaten Lombok Timur. Workshop ini diikuti oleh pemegang program Kesehatan tradisional  beserta  kader di 35 Puskesmas yang ada diwilayah kabupaten Lombok Timur.

        Kegiatan Workshop ini dibuka  secara simbolis oleh Kepala bidang Yankes Dinas Kesehatan Lombok Timur Mawardi Halil,S.Kep dalam sambutannya Kabid Yankes mengatakan bahwa pengobatan tradisional ini sebenarnya sangat bermanfaat dalam menjaga Kesehatan, dapat juga dilakukan untuk mempercepat penyembuhan, bila dilakukan secara sinergi dengan metode pengobatan konvensional.

        Narasumber dari Dikes Prov.NTB  Sri Endang Kusrini S.Kep.Ners., M.Kep,  yang juga Kepala Seksi Yankes Primer dan Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Prov. NTB mengatakan bahwa Masyarakat secara perorangan/terorganisasi dapat berperan aktif dalam upaya pengembangan kesehatan tradisional. Pelayanan Kesehatan Tradisional adalah bentuk kegiatan pengobatan dan/atau perawatan dengan cara dan obat yang mengacu pada pengalaman dan keterampilan turun temurun secara empiris yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterapkan sesuai dengan norma yang belaku di masyarakat. Dari 17 Upaya Kesehatan dalam bentuk promotive, preventif, kuratif dan rehabilitative dalam UU N0 36/2009 pasal 47 dan 48 salah satunya adalah pelayanan Kesehatan Tradisional. Tujuan Kesehatan Tradisional ini adalah untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan dan memelihara kesehatan.

       Sementara itu Kepala Seksi Yankes Primer, Akreditas dan Kesehatan tradisional Dikes Kabupaten Lombok Timur, Rita Rinjani, S.Kep,Ners.M.Kep menjelaskan, bahwa Indonesia banyak menggunakan cara tradisional secara kultur daerah untuk menyehatkan tubuh. Pemanfaatan tanaman obat keluarga dikabupaten Lombok Timur cukup tinggi. Sehingga di era Covid-19 ini diharapkan masyarakat  dapat memanfaatkan lahan sendiri untuk menanam tanaman obat baik secara hidroponik maupun menggunakan tempat-tempat kecil dan memanfaatkan kaleng-kaleng bekas di sekitar rumah. Pemanfaatan Taman obat Keluarga selain untuk Kesehatan keluarga  juga bisa memiliki nilai keindahan bila ditata dengan baik. Pemanfaatan tanaman obat tradisional di era pandemi Covid-19 sangat bermanfaat sebagai pencegahan yaitu untuk meningkatkan daya tahan tubuh seseorang  dan  sebagai imunomodulator (tanaman obat yang mengandung zat aktif ) seperti jahe merah, temulawak, kunyit, sereh, pegangan, kayu manis,dll.

        Ibu Rita juga menjelaskan tentang Asuhan mandiri atau selfcare merupakan upaya yang dilakukan oleh manusia untuk mengatasi masalah kesehatan ringan yang dikeluhkan ataupun untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran bagi diri sendiri dan keluarga agar tidak mudah jatuh sakit. Asuhan mandiri kesehatan tradisional berarti selfcare yang dilakukan dengan obat dan metode tradisional. dalam hal ini obat dan metode yang dilakukan adalah dengan pemanfaatan taman obat keluarga (TOGA) dan pijatan akupresur. Dalam Permenkes No. 9 Tahun 2016 yang dimaksud dengan Kelompok Asuhan Mandiri  Pemanfaatan Taman Obat Keluarga  adalah kelompok yang terdiri atas 5 (lima) sampai dengan 10 (sepuluh) keluarga binaan yang dikoordinir oleh seorang kader. Namun untuk pembentukan kelompok ini kabupaten Lombok Timur baru mencapai 18,0 % atau sebanyak 45 kelompok dari target 254 kelompok. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya untuk mendukung pencapaian target tersebut.

       Selain itu dr. Ng Phi Shi, M. Kes dan  H. Syahid Ramadhan S.Kep. Ners juga mengajak peserta workshop untuk mengenal akupresur yaitu salah satu jenis/cara perawatan kesehatan tradisional keterampilan yang dilakukan melalui Teknik penekanan di permukaan tubuh pada titik-titik akupunktur. Akupreusur adalah metode pemijatan yang efektif untuk meningkatkan kesehatan ataupun mengatasi masalah kesehatan dengan melakukan penekanan pada titik tubuh tertentu.

      Diakhir kegiatan workshop ini, para peserta workshop melakukan kegiatan praktik pembuatan jamu untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari bahan jahe,kayu manis,gula merah dan perasan jeruk nipis, yang merujuk pada surat edaran kementrian Kesehatan no HK. 02.02./IV.2243/2020 tentang pemanfaatan obat tradisional untuk pemeliharaan keehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan Kesehatan. Peserta antusias mencoba dan menikmati jamu tersebut dan berkomitmen sepulang dari kegiatan Workshop ini untuk mengaplikasikan kepada masyarakat ilmu yang didapatkan, dan melakukan sosialisasi tentang Asmantosur disemua desa binaan bekerjasama dengan PKK di desa.

Kegiatan Workshoop ini ditutup oleh bapak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Lombok Timur Dr.H.Faturrahman,SKM,MAP dengan harapan di 254 desa yang ada di Lombok Timur akan terbentuk kelompok Asmantosur ini.

 

 

Mencegah lebih baik dari pada mengobati…

Mari Jaga kesehatan dengan memanfaatkan  pelayanan kesehatan tradisional….

 

  • Kamis, 22 Juli 2021 - 09:10:59 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya

Tidak ada artikel terkait