CAPAIAN PELAKSANAAN PELAYANAN DASAR SPM BIDANG KESEHATAN TAHUN 2020 PART II

  • Senin, 05 Juli 2021 - 12:52:53 WIB
  • Administrator
CAPAIAN PELAKSANAAN PELAYANAN DASAR SPM BIDANG KESEHATAN TAHUN 2020 PART II

 9. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Melitus,

Pada tahun 2020 persentase penyandang Diabetes Melitus (DM) yang mendapat Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Melitus mencapai 23,98 % masih jauh dari target 100%,. Hal ini disebabkan Pandemic Covid -19 yang menyebabkan pembatasan kegiatan di Masyarakat Skrining dan pelayanan kesehatan bagi penderita Diabetes mellitus tidak optimal dilaksanakan,  disamping itu penderita Diabetes Melitus (DM) belum mendapatkan pelayanan sesuai standar, obat yang tersedia belum mencukupi sesuai jumlah pasien, penemuan kasus masih rendah, SDM Puskesmas dan Kader belum terlatih, Sarana dan prasarana masih kurang, biaya operasional untuk kegiatan masih kurang, belum semua Puskesmas  melaksanakan  Pandu PTM, belum Semua Desa melaksanakan Posbindu.

10. Pelayanan Kesehatan Orang Dengan Gangguan Jiwa Berat,

Pada tahun 2020 persentase ODGJ berat yang mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa sesuai   standar mencapai 67,27 % jika dibandingkan dengan target SPM belum mencapai target 100% dan . Hal ini disebabkan karena adanya pandemic Covid-19 yang menyebabkan pelacakkan kasus belum optimal, belum semua puskesmas membentuk DSSJ, Kegiatan melibatkan lintas sektor dan lintas program di puskesmas masih banyak yang belum dilaksanakan, selain itu jumlah tenaga penjangkau lapangan yang masih kurang berdampak terhadap rendahnya penemuan kasus ODGJ.

11. Pelayanan Kesehatan Orang Terduga Tuberkulosis,

Pada tahun 2020 persentase Orang Terduga Tuberkulosis yang mendapat Pelayanan Kesehatan sesuai standar mencapai 36,67 % masih jauh dari target SPM yaitu 100%,. Hal ini disebabkan Penjaringan dan pemeriksaan Klinis kasus terduga TB secara pasif-intensif dalam gedung belum maksimal, Penjaringan dan pemeriksaan klinis kasus terduga TB secara pasif-intensif di luar gedung belum maksimal ( di lingkungan keluarga dan masyarakat ) dengan melibatkan linsek dan lintas program masih kurang dan sifatnya monoton, Pembatasan kegiatan bagi petugas dan masyarakat selama masa pandemic Covid – 19.

12. Pelayanan Kesehatan Orang dengan risiko terinfeksi HIV,

Pada tahun 2020 persentase orang berisiko terinfeksi HIV mendapatkan pemeriksaan HIV sesuai standar mencapai 31,20 %  masih jauh dari target  SPM yaitu 100%. Hal ini disebabkan karena Beberapa puskesmas di wilayah Kabupaten Lombok Timur masih belum melaporkan hasil kegiatan di SIHA ( Sistem informasi HIV  Aids ), VCT RSUD selong tidak pernah melaporkan hasil kegiatan di SIHA, Penjangkauan untuk populasi beresiko di Kabupaten Lombok Timur hanya dilakukan oleh 1 orang dari komunitas untuk menjangkau sasaran, dan yang seharusnya masing-masing populasi harus memiliki SDM untuk penjangkauan, seringkali SIHA tidak mampu menarik data yang sudah dientry pengelola program sehingga data offline berbeda dengan data online, target untuk LSL ( laki Sex Laki )/ Homosexsual terlalu tinggi tidak sesuai dengan hasil pendataan.

Kembali Ke Halaman Sebelumnya...

  • Senin, 05 Juli 2021 - 12:52:53 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya